Lampaui Target, Realisasi Investasi Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2019 Tembus Angka 31,51 Triliun Rupiah

KEPALA DPMPTSP PROVINSI SULAWESI TENGAH, Ir. CHRISTINA SHANDRA TOBONDO, MT

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tengah kembali menyampaikan Data Realisasi Investasi di Tahun 2019 yaitu kumulatif realisasi periode Januari – Desember 2019 yang mencapai Rp. 31,51 triliun, meningkat sebesar 45,21% dibandingkan dengan Tahun 2018 yang hanya mencapai Rp. 21,7 Triliun serta melebihi dari Target yang ditetapkan untuk Tahun 2019 oleh BKPM yaitu sebesar Rp.20,08 Triliun telah tercapai sebesar 156,92%. Capaian investasi periode ini berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 23.314 orang. Realisasi Investasi yang mencapai Rp. 31,51 Triliun pada tahun ini adalah yang tertinggi selama pencapaian realisasi investasi di Provinsi Sulawesi Tengah.

Capaian Realisasi Investasi Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2019 dibandingkan dengan
Tahun 2018

Peringkat Realisasi Investasi Provinsi Sulawesi Tengah se-Indonesia pada tahun 2018 berada di peringkat ke-11 sedangkan pada tahun 2019 Provinsi Sulawesi Tengah berhasil masuk dalam 10 besar se-Indonesia yaitu di Peringkat ke-8.

Peringkat Capaian Realisasi Investasi Provinsi Sulawesi Tengah se-Indonesia Tahun 2019 dibandingkan dengan Tahun 2018

Peringkat Realisasi Investasi Provinsi Sulawesi Tengah se-Kawasan Timur Indonesia pada tahun 2018 berada di peringkat ke-1 dan pada tahun 2019 Provinsi Sulawesi Tengah masih menduduki di Peringkat ke-1 se-Kawasan Timur Indonesia.

Peringkat Capaian Realisasi Investasi Provinsi Sulawesi Tengah se-Kawasan Indonesia Tahun 2019 dibandingkan dengan Tahun 2018

Peringkat Realisasi Investasi Provinsi Sulawesi Tengah se-Sulawesi pada tahun 2018 berada di peringkat ke-1 dan pada tahun 2019 Provinsi Sulawesi Tengah masih menduduki di Peringkat ke-1 se-Sulawesi.

Peringkat Capaian Realisasi Investasi Provinsi Sulawesi Tengah se-Sulawesi Tahun 2019 dibandingkan dengan Tahun 2018

Selama Tahun 2019 berdasarkan lokasi proyek dengan nilai realisasi terbesar (lima besar) yaitu Kabupaten Morowali; Kabupaten Morowali Utara; Kabupaten Poso; Kabupaten Banggai; dan Kota Palu.

Peringkat Capaian Realisasi Investasi se-Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2019 dibandingkan dengan Tahun 2018

Lima negara teratas dengan realisasi investasi terbesar di Tahun 2019 yaitu : R.R. Tiongkok (Rp. 21,77 triliun, 80%); Hongkong RRT (Rp. 2,42 triliun, 9%); Singapura (Rp. 2,12 triliun, 8%); Taiwan (Rp. 230,84 miliyar, 1%); dan Korea Selatan (Rp. 227,48 miliyar, 1%).

Capaian Realisasi Investasi Sulawesi Tengah Berdasarkan Negara Asal PMA Tahun 2019

Berdasarkan sektor usaha, ada lima sektor usaha dengan nilai realisasi terbesar di Tahun 2019, antara lain: Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya (Rp. 19,83 triliun, 50%); Listrik, Gas dan Air (Rp. 6,33 triliun, 20%); Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan (Rp. 2,20 triliun, 7%); Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran (Rp. 1,04 triliun, 3%); dan Industri Kimia dan Farmasi (Rp. 1,03 triliun, 3%).

Capaian Realisasi Investasi Sulawesi Tengah Berdasarkan Sektor Usaha Tahun 2019

Capaian Realisasi PMA terbesar berdasarkan sektor usaha, ada lima sektor usaha dengan nilai realisasi terbesar antara lain:

  1. Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya (Rp. 19,82 Triliun, 73%) yang terbesar adalah PT. Dexin Steel Indonesia (Rp. 8,5 Triliun), PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel (Rp. 4,9 Triliun), dan PT. Indonesia Ruipu Nickel and Chrome Alloy (Rp. 2,6 Triliun);
  2. Listrik, Gas dan Air (Rp. 4,58 triliun, 17%) yang terbesar adalah Perusahaan Morowali Power Mandiri (Rp. 976,3 Miliyar);
  3. Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (Rp. 984,47 Miliyar; 4%) yang terbesar adalah PT. Indonesia Morowali Industrial Park (Rp. 651,1 Miliyar) dan PT. Transon Bumindo Resources (Rp. 284,6 Miliyar);
  4. Industri Kimia Dan Farmasi (Rp. 966,63 Miliyar; 4%) yang terbesar adalah PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel (Rp. 487,8 Miliyar) dan PT. Panca Amara Utama (Rp 360,9 Miliyar); dan
  5. Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp. 374,95 Miliyar; 1%) yang terbesar adalah PT. Trans Yeong Maritime (Rp. 226,8 Miliyar) dan PT. Bintang Delapan Terminal (Rp. 126,5 Miliyar).

Capaian Realisasi PMDN terbesar berdasarkan sektor usaha, ada tiga sektor usaha dengan nilai terbesar antara lain:

  1. Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan (Rp. 2,19 triliun, 49%) yang terbesar adalah PT. Agro Nusa Abadi (Rp. 886,9 Miliyar);
  2. Listrik, Gas dan Air (Rp. 1,75 Triliun, 40%) yang terbesar adalah PT. Poso Energy (Rp. 1,42 Triliun); dan
  3. Perdagangan dan Reparasi (154,52 Miliyar, 3%) yang terbesar adalah PT. Asbuton Jaya Abadi (Rp. 98,8 Miliyar).

Sumber : Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tengah

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »