Partisipasi DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah pada Festival Danau Poso 2019

Dalam kegiatan Festival Pesona Danau Poso ini, turut hadir Kementerian Pariwisata yang diwakili oleh Sekretaris Pertimbangan Percepatan Pengembangan Peserta Bahari Dra Ratna Suranti MA, Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Tengah Dr.Fahrudin Yanbas, Bupati Poso Darmin A Sigilipu, Bupati Minahasa Selatan DR Christiany Eugenia Paruntu SE, Bupati Parigi Moutong H. Samsurizal Tombolotutu, DPRD Kabupaten Poso, Kepala Dinas Pariwisata Rudy Ricardo Rompad SH.MH, Forkompinda Kabupaten Poso, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Para Camat, Kepala Desa Se Kabupaten Poso. Acara ini dibuka dengan menampilkan Tarian Torompio Massal yang dibawakan oleh para pelajar dari Kabupaten Poso. Bupati Poso dalam sambutannya menyampaikan Dalam beberapa tahun belakangan festival ini juga dijadikan salah satu indikator untuk menyakinkan wisatawan baik domestik maupun mancanegara bahwa kami daerah Tana Poso merupakan daerah yang sangat aman dan pantas untuk dikunjungi. Berbeda dengan opini yang selama ini beredar di luar bahwa Tanah Poso itu tidak aman.”

Selain potensi wisata alam seperti Danau Poso dan air terjun Saluopa, Darmin mengatakan Poso memiliki 1.450 objek batu besar peninggalan masa prasejarah (megalit) yang berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan diduga berusia jauh lebih tua dari Candi Borobudur maupun Piramida di Mesir. “Ada kurang lebih 1.450 patung-patung megalitikum (zaman batu besar) yang ada di dataran tampo (tanah/lembah) Lore. Menurut penelitian Steven Muller dari Swedia, patung-patung ini lebih tua dari candi Borobudur. Candi Borobudur usianya kurang lebih 750 tahun Masehi, juga lebih tua dari Piramida yang ada di Mesir yang diperkirakan 1.500 tahun sebelum masehi dan untuk patung-patung megalit yang ada di dataran tampo Lore diperkirakan usianya diatas 1.500 tahun sebelum masehi,” ungkap Darmin Sigilipu.

Berbagai acara digelar untuk memeriahkan festival ini antara lain panggung hiburan yang menampilkan artis ibukota, Pemilihan Ongga Bale, Pemilihan Putri Danau Poso, Pameran Produk Unggulan Sulawesi Tengah, Lomba Paduan Suara, Lomba Lagu Pop Daerah, Lomba musik tradisional karambangan, musik bambu, Lomba dayung dan tarik tambang di atas perahu, Lomba Trail Adventure dan berbagai acara pendukung yaitu pesta kembang api dan lain lainnya.

Pada Pelaksanaan Pameran Produk Unggulan Daerah diikuti oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Seluruh SKPD di lingkup Pemda Kabupaten Poso, para pelaku usaha UMKM, para budayawan / pelaku seni Kab Poso, Pihak Swasta/PMA/PMDN, Perbankan dll. Seluruh Peserta Pameran menampilkan produk unggulannya. 

Keikutsertaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pada Pameran Produk Unggulan pada Festival Pesona Danau Poso memberikan berbagai informasi kepada masyarakat maupun wisatawan yang hadir pada Festival Pesona Danau Poso,  berbagai brosur, leaflet dan informasi yang disampaikan mendapat perhatian yang antusias dari masyarakat setempat. Seluruh Produk Unggulan yan ditampilkan yaitu kerajinan Ebony, Kerajinan sarung Tenun Donggala, berbagai makanan olahan juga mendapat respon yang positif dari masyarakat yang berkunjung.  Dengan adanya pelaksanaan Festival Pesona Danau Poso kali ini memberikan nuansa baru karena dilaksanakan dengan meriah dan semarak untuk menjadikan Kota Poso sebagai tujuan wisata yang dapat dikenal keseluruh mancanegara dan masyarakat lainnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »