Partisipasi Provinsi Sulawesi Tengah pada event Jakarta Fair Kemayoran 2019

Investor Dalam dan Luar negeri  banyak yang tertarik untuk membangun kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, terkait pengembangan berbagai jenis produk yang berasal dari sektor pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan, peternakan, pariwisata. “Melalui pameran Pekan Raya Jakarta 2019 Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat mempromosikan seluruh potensi daerah dan produk khas daerahnya dan dapat meraih peluang investasi baru. Beberapa pengusaha yang berasal dari dalam dan luar negeri sangat berminat untuk berinvestasi di Provinsi Sulawesi Tengah,” terang Kepala DPMPTSP Prov. Sulteng, Ir. Christina Shandra Tobondo MT, 

Beberapa produk khas potensi daerah Sulawesi Tengah yang ditampilkan dalam kegiatan pameran Pekan Raya Jakarta (PRJ) Tahun 2019, mendapat respon positif dari pengunjung yang berasal dari berbagai elemen dan investor dalam dan luar negeri.”Keikutsertaan Provinsi Sulawesi Tengah pada Pameran Pekan Raya Jakarta 2019 kali ini memfasilitasi beberapa UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulteng, UMKM binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan UMKM, batu akik dari Dinas Perindustrian Kabupaten Donggala. Seluruh produk yang ditampilkan mendapat respon yang positif dari pengunjung yang datang ke arena PRJ,”.

Sulawesi Tengah menjadi salah satu peserta dalam pameran Pekan Raya Jakarta (PRJ) Tahun 2019 yang di selenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta mulai tanggal 22 Mei s/d 30 Juni 2019 di Arena Pekan Raya Jakarta Kemayoran, Jakarta Pusat. Ia mengemukakan banyaknya pengunjung yang datang ke stand Sulawesi Tengah terdiri dari kalangan masyarakat umum maupun calon investor, menunjukkan ketertarikan hasil kerajinan UKM khususnya pada coklat (kakao) Sulawesi Tengah, baik dari segi rasa dan kualitasnya. Bahkan, akui dia, ada swasta yang tertarik untuk melakukan kerjasama kepada UMKM terkait produk coklat (kakao). 

Begitu pula dengan kerajinan Kayu Hitam , banyak pengunjung asing yang tertarik. Kain tenun ikat khas Donggala, produk makanan olahan yaitu bawang goreng dan produk makanan dari sektor perikanan serta batu akik dari Sulawesi Tengah, banyak di minati oleh masyarakat dan kalangan investor.

“Melalui pameran Pekan Raya Jakarta 2019 Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat mempromosikan seluruh potensi daerah dan produk khas daerahnya dan dapat meraih peluang investasi baru dan beberapa pengusaha dalam dan luar negeri sangat berminat untuk berinvestasi di Sulawesi Tengah,” ujar Kepala DPMPTSP Prov. Sulteng. Bahan pameran yang ditawarkan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah pada PRJ 2019 yaitu meliputi, informasi tentang sektor komoditi unggulan Sulawesi Tengah, terdiri dari sektor Perkebunan, pertanian, pertambangan, kelautan dan perikanan, peternakan dan pariwisata.

Kemudian, Coklat Sulawesi Tengah, Coklat asli dari biji kakao Sulawesi Tengah, produk makanan olahan khas Sulawesi Tengah dari industri UMKM antara lain, bawang goreng, ikan roa, abon ikan, abon ayam, keripik kentang, ikan asap khas Kabupaten Parigi Moutong, coklat , aneka keripik dari rumput laut. Selanjutnya, produk kerajinan khas Sulawesi Tengah yang di tampilkan dalam PRJ kain tenun ikat Donggala, kerajinan kayu hitam, pakaian adat kulit kayu.

Pemprov Sulteng juga menampilkan produk batu akik Sojol dan beraneka ragam batu akik yang menjadi unggulan di Sulawesi Tengah. “Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan wahana interaksi bisnis langsung bagi pemerintah daerah dengan para pengusaha, pembeli, penyedia teknologi dan investor dari dalam dan luar negeri guna menjalin kerjasama yang saling menguntungkan di bidang investasi, perdagangan, industri, teknologi dan lain-lain,”

Keikutsertaan Sulteng dalam PRJ tidak terlepas dari dukungan yang diberikan PT.Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah atau Bank Sulteng. Kepala DPMPTSP Prov. Sulteng juga menyatakan bahwa “Keikutsertaan dan kesuksesan dalam pelaksanaan pameran PRJ 2019 dimana DPMPTSP Provinsi Suletng sebagai koordinator tidak terlepas dari partisipasi dan dukungan dari SKPD terkait dilingkup Pemda Prop. Sulteng dan Pemda Kab/Kota se-Sulawesi Tengah dan berbagai pihak lainnya,”.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »