DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah

𝗪𝗮𝗺𝗲𝗻 𝗜𝗻𝘃𝗲𝘀𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗿𝗶𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶/𝗕𝗞𝗣𝗠 𝗞𝘂𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗦𝘂𝗹𝘁𝗲𝗻𝗴, 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘁𝘂𝗺𝗯𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗘𝗸𝗼𝗻𝗼𝗺𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗜𝗻𝘃𝗲𝘀𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗗𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵.

Wakil Menteri Invetasi dan Hirilisasi/BKPM, Todotua Pasaribu di dampingi Kepala DPMPTSP Moh. Rifani, melaksanakan kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Tengah

Palu, DPMPTSP – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Rifani, S.Sos., M.Si, menghadiri dan turut mendampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, dalam penyambutan resmi Wakil Menteri Investasi Republik Indonesia, Todotua Pasaribu, S.T. Kegiatan ini berlangsung di Bandara Mutiara SIS Aljufri, Jl. Dr. Abdurrahman Saleh, Kota Palu. Kamis. (17/04/25).

Penyambutan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya dalam rangka mendukung kunjungan kerja Wamen Investasi di Provinsi Sulawesi Tengah.

Usai penyambutan, rombongan melanjutkan kegiatan ke Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, di mana Wakil Menteri disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Gubernur dan turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, MM, serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto, SE., MM.

Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dalam rangka Rapat Konsolidasi Target Realisasi Investasi Tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Investasi menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, investasi swasta memegang peranan penting dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional jangka menengah. Karena itu, pertumbuhan ekonomi perlu terus didorong tinggi, dengan investasi sebagai salah satu penggerak utamanya.

Provinsi Sulawesi Tengah menempati peringkat ketiga nasional dalam realisasi investasi Triwulan IV Tahun 2024 dengan total nilai Rp41,3 triliun atau 9,1% dari total nasional, serta meraih peringkat pertama untuk realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$2,6 miliar atau 16,2%. Secara keseluruhan, total investasi Sulawesi Tengah sepanjang tahun 2024 mencapai Rp139,88 triliun, meningkat signifikan dibanding tahun 2023 yang sebesar Rp111,98 triliun, atau setara dengan 106,28% dari target realisasi.

Sektor investasi terbesar pada periode ini didominasi oleh Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya sebesar Rp32,16 triliun (77,90%), diikuti oleh Industri Kimia dan Farmasi Rp4,42 triliun (10,71%), Pertambangan Rp2,23 triliun (5,41%), Industri Mineral Non Logam Rp823,02 miliar (1,99%), serta Perdagangan dan Reparasi sebesar Rp651,14 miliar (1,58%).

Kunjungan Wakil Menteri Investasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan daya saing investasi di Provinsi Sulawesi Tengah.

Sumber : PPID dan Kehumasan DPMPTSP Prov. Sulteng