
Palu, DPMPTSP – DKepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Rifani, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Pra-Rapat Koordinasi Penanaman Modal se-Sulawesi Tengah Tahun 2026. Senin. (06/04/2026).
Pertemuan strategis ini dilaksanakan secara daring melalui media Zoom yang diikuti oleh seluruh DPMPTSP Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Tengah. Turut hadir mendampingi Kepala Dinas dalam rapat tersebut, jajaran Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional di lingkup DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah.
Mengusung tema “Berani Berusaha dengan Sinergitas Informasi dan Inovasi untuk Investasi Berkelanjutan Menuju Sulteng Nambaso”, agenda ini menjadi wadah untuk menguatkan koordinasi dan menyamakan persepsi dalam menyiapkan rekomendasi kebijakan investasi daerah. Moh. Rifani mengungkapkan bahwa pada tahun ini, Sulawesi Tengah diberikan tanggung jawab besar oleh BKPM untuk mencapai target realisasi investasi sebesar Rp93,89 triliun atau 4,60% dari total target nasional.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam Pra-Rakor melalui Zoom ini antara lain:
– Standardisasi Pelayanan: Memastikan seluruh DPMPTSP di tingkat kabupaten/kota siap melaksanakan pelayanan perizinan berbasis OSS-RBA dengan mutu yang terukur.
– Portofolio Investasi (IPRO): Mendorong daerah agar tidak hanya menunggu, tetapi aktif menjemput investasi dengan menyiapkan proyek yang jelas dan siap ditawarkan.
– Satu Irama Kinerja: Menetapkan target kinerjayang selaras antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar pergerakan investasi di Sulawesi Tengah menjadi lebih kuat.
Sebagai tindak lanjut, seluruh poin kesepakatan dan rencana aksi konkret yang disusun dalam Pra-Rakor ini nantinya akan disahkan dan ditandatangani secara resmi pada pertemuan tatap muka di Kabupaten Parigi Moutong yang dijadwalkan pada 11 April 2026 mendatang.
Sumber : PPID dan Kehumasan DPMPTSP Prov. Sulteng