
Palu, DPMPTSP – Dalam acara malam Penganugerahan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award lingkup pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berhasil menoreh prestasi membanggakan dengan masuk 10 besar penerapan Sakip terbaik. Sabtu, (31/08/2024).
Sakip Award bertujuan untuk menilai sejauh mana instansi pemerintah mampu melaksanakan kinerja berdasarkan prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparan. Acara yang dirangkaikan dengan Gala Dinner ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Kepala Perangkat Daerah lingkup Provinsi Sulawesi Tegah dan pejabat terkait lainnya, Asisten, Staf Ahli Gubernur serta unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah.
Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdi Mastura yang di damping oleh Sekretaris Daerah Dra. Novalina, M.M, bersama Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Rudy Dewanto, Kepala Bappeda Provinsi Sulteng Christina Shandra Tobondo dan Kepala Biro Organisasi Neng Elly. dalam sambutanya memberikan apresiasi kepada instansi yang telah bekerja keras untuk meningkatkan kinerja mereka melalui penerapan SAKIP.
“terikasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam mengevaluasi kinerja perangkat daerah, terlebih khusus kepada Biro Organisasi yang telah memfasilitasi kegiatan ini”. Ungkapnya.
Lanjut, Gubernur mengatakan bahwa dalam rangka mencapai Misi ke-2 Gubernur untuk mewujutkan Reformasi Birokrasi, Supremasi Hukum dan Penegakkan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia, maka salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah adalah melalui evaluasi implementasi SAKIP Perangkat daerah.
Berdasarkan evaluasi Akuntabilisan Kinerja Instansi Pemerintah yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah, ada sepuluh OPD menerima penghargaan atas hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dengan predikat “A” dan satu OPD dengan predikat “AA” dalam melaksanakan program serta penggunaan anggaran yang efektif, efisien, tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat salah satunya adalah DPMPTSP Prov. Sulteng.
Mengakhiri sambutanya, Gubernur mengucapkan selamat kepada sebelas perangkat daerah atas segala upaya yang telah dilakukan untuk terus berinovasi dan memperbaiki kinerja implementasi SAKIP lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“saya mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh JPT beserta jajarannya atas segala upaya yang telah dilakukan untuk terus memperbaiki kinerja implementasi SAKIP lingkup pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berorientasi hasil yang berdampak dan dirasakan langsung masyarakat”.
Tampak hadir, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.



Sumber : Biro Adminsitrasi Pimpinan/PPID Utama

Palu, DPMPTSP – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tengah menaruh harapan besar pada generasi muda untuk menjadi ujung tombak dalam mempromosikan potensi daerah. Dalam kegiatan seleksi Duta Promosi yang diinisiasi oleh Yayasan Randa Kabilasa, DPMPTSP memberikan pembekalan strategis bagi para calon duta mengenai pentingnya literasi investasi dan kemampuan komunikasi modern. Kamis. (29/01/2025).
Kegiatan yang saat ini berfokus pada pemilihan Duta Promosi Kota Palu ini merupakan langkah awal menuju seleksi tingkat provinsi. Program ini telah mendapatkan dukungan penuh, apresiasi, serta persetujuan langsung dari Bapak Gubernur Sulawesi Tengah yang berharap lahirnya duta-duta baru yang khusus bergerak di bidang penanaman modal.
Investasi: Substansi Baru bagi Duta Daerah
Dalam sambutannya, bapak Nurhalis M. Lauselang, S.Pd., M.Pd., yang bertindak selaku Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, menekankan bahwa peran duta ini berbeda dengan duta kebudayaan atau pariwisata pada umumnya. Fokus utama mereka adalah menjadi Duta Promosi Penanaman Modal atau Investasi.
“Tugas kita adalah menggaungkan investasi di Provinsi Sulawesi Tengah agar masyarakat lokal, nasional, maupun internasional tertarik untuk menanamkan modalnya atau membuka usaha di sini,” tegas beliau dalam arahannya. Para duta diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat agar tidak hanya menyimpan kekayaan di bank, melainkan berani menginvestasikannya dalam bentuk usaha-usaha produktif yang membuka lapangan kerja.
Kreativitas di Era Digital
Menghadapi tantangan zaman, DPMPTSP mendorong para peserta untuk keluar dari gaya promosi lama yang kaku dan formal. Di era digital, kemampuan menguasai media sosial seperti TikTok dan Instagram menjadi nilai tambah yang sangat krusial.
“Cara mempromosikan sesuatu sekarang sudah berubah. Dengan kreasi yang unik dan menarik di TikTok, seseorang sudah bisa menarik perhatian orang terhadap suatu produk atau peluang usaha,” jelas beliau. Oleh karena itu, peserta dituntut untuk memiliki kemampuan komunikasi yang kuat, penampilan yang menarik, serta cara bertutur yang mampu memikat audiens agar bersedia mendengarkan informasi yang disampaikan.
Memahami Produk dan Peluang Usaha
Selain kemampuan bicara, seorang Duta Promosi wajib memahami substansi dari apa yang mereka promosikan. Hal ini mencakup:
Pemetaan Peluang: Memahami berbagai peluang usaha mulai dari skala lingkungan terkecil hingga taraf internasional.
Target Audiens: Mengetahui siapa calon investor yang tepat agar promosi berjalan efektif dan tepat sasaran.
Literasi Perizinan: Memahami prosedur dan persyaratan perizinan usaha agar dapat membantu masyarakat yang ingin memulai bisnis.
Komitmen Melayani Masyarakat
Salah satu pesan menyentuh dalam sambutan tersebut adalah harapan agar para peserta tetap mengabdikan diri meskipun nantinya tidak terpilih sebagai pemenang utama. DPMPTSP membuka pintu bagi seluruh peserta untuk tetap bersinergi dalam membantu mengedukasi masyarakat terkait peluang usaha dan tata cara perizinan di rumah atau lingkungan mereka masing-masing.
“Jadilah Duta Promosi bagi lingkungan kalian. Jika ada warga yang belum memiliki izin usaha, bantu mereka, perkenalkan diri sebagai duta, dan arahkan cara mengurusnya,” pungkas beliau menutup sambutan.
Melalui kegiatan ini, DPMPTSP Sulawesi Tengah optimis akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas berkomunikasi, tetapi juga memiliki tekat kuat untuk memajukan perekonomian daerah melalui sektor investasi yang berdaya saing.


Sumber : PPID dan Kehumasan DPMPTSP Prov. Sulteng