
Palu, DPMPTSP – Guna mendukung akselerasi investasi dan pertumbuhan industri di Sulawesi Tengah, jajaran manajemen PLN UP3 Palu melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tengah, Senin. (02/02/2026).
Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Manager Bagian Niaga PLN UP3 Palu, Fuad Syarifuddin, dan diterima secara hangat oleh Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Rifani, S.Sos., M.Si., yang didampingi oleh Pejabat Fungsional Penata Kelola Penanaman Modal (PKPM) Ahli Muda, Teguh Ananta Pradipta, SE.
Pertemuan strategis tersebut menjadi ajang penting untuk membahas kesiapan infrastruktur ketenagalistrikan dalam menopang kebutuhan daya para investor yang tengah maupun akan menanamkan modalnya di wilayah Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Fuad Syarifuddin menegaskan bahwa kondisi kelistrikan di Sulawesi Tengah saat ini berada dalam posisi sangat prima dan siap menyuplai kebutuhan industri skala besar. PLN memiliki kelebihan kapasitas (surplus) pasokan daya hingga 300 Megawatt (MW), sehingga jaminan ketersediaan energi bagi calon investor dapat dipastikan aman tanpa kendala.
Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Rifani, menyambut optimistis kepastian pasokan energi dari PLN. Ia mengungkapkan bahwa jaminan ketersediaan listrik merupakan faktor krusial yang selalu menjadi pertimbangan utama para pelaku usaha dalam memilih lokasi investasi.
Adanya cadangan daya yang memadai ini memperkuat rasa percaya diri DPMPTSP dalam mempromosikan berbagai potensi unggulan daerah ke tingkat nasional maupun internasional. Sinergi berkelanjutan antara DPMPTSP dan PLN UP3 Palu diharapkan dapat mempermudah proses penyediaan tenaga listrik bagi para pelaku usaha, sehingga surplus kapasitas tersebut dapat segera terserap oleh sektor-sektor produktif demi mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang lebih masif.
Sumber : PPID dan Kehumasan DPMPTSP Prov. Sulteng









0 Komentar